Pindah ke Jerman (Angel’s Story 1)

Angel sedang membereskan baju baju nya. Karena dia akan pindah ke Jerman selama tiga tahun. “Oh, iya, baju hangatku mana, ya?” Angel celingak celinguk mencari baju hangatnya. “Itu dia!” seru Angel dan langsung memasukkan baju itu ke dalam koper miliknya yang bergambar Princess Aurora. “Angel! Ayo makan, sayang!” seru Mom. “Iya, Mom! Aku datang!” seru Angel membalas seruan Mom. Lalu, dia melihat pancake blueberry dan susu putih hangat di atas meja. Angel langsung melahap semua itu.

Di bandara, Angel sedang menunggu pesawat. “Mom, Dad, aku ke toko itu dulu, ya! Mau beli minuman,” izin Angel. “Ya sudah,” kata Dad. Setelah beli minuman, pesawat datang. “Mom, Dad, mana koperku?” tanya Angel ketika melihat kopernya tiada. “Lho? Bukannya kamu bawa?” Mom bingung. Setelah dicari, “Oh iya, ketinggalan di mobil!” Angel berlari sekuat tenaga. Lalu, dia mengambil kopernya di mobil dan kembali kepada Mom dan Dad, lalu naik pesawat.

Di dalam pesawat, Angel mulai bosan dan lapar. “Angel, lapar, ya?” tebak Dad. Angel mengangguk. “Nih, Dad ada coklat buat kamu. Makanlah!” perintah Dad. “Makasih, Dad!” kata Angel, lalu dia makan coklatnya. “Enak! Dad beli dimana?” tanya Angel. “Tidak. Dad tidak beli. Dad dikasih Bibi Samantha,” jawab Dad. Karena kenyang habis makan coklat tadi, akhirnya Angel tertidur pulas.

“Angel! Bangun, Nak! Kita sudah sampai!” kata Mom membangunkan Angel. Dia terbangun. “Sudah sampai?! Oh, aku ketiduran!!” seru Angel dan mengambil kopernya. “Belum! Kita masih terbang. Kata pramugari-nya, kita harus segera siap siap,” jelas Mom. Angel cemberut. “Aku kira apa tadi!” sahut nya. Setelah itu, pesawat mendarat dan Angel sekeluarga pun turun dari pesawat.

Mereka mencari rumah Bibi Rose. Bibi Rose mempunyai rumah yang sudah tidak terpakai, namun tetap rapi dan bagus. Lalu, setelah muter muter mencari rumah Bibi Rose, “Itu rumahnya Bibi Rose, Dad! Lihat, nomor rumahnya tuh! 22 A!” seru Angel mengagetkan Mom dan Dad. Lalu, Dad memarkir mobilnya di depan rumah Bibi Rose. “Bibi Rose!” sapa Angel saat melihat Bibi Rose sedang menyiram tanaman. “Angel!! Bibi kangeeen!!” seru Bibi Rose. Mereka berpelukan. “Ya sudah, Angel, masuk saja kesitu! Itu rumahmu yang baru,” kata Bibi Rose. Setelah masuk, Angel sangat kagum. Meskipun tak terpakai, barang barangnya masih kelihatan baru sekali. Lalu, Angel merebahkan dirinya ke kasur dan tertidur.

Besoknya, mereka sarapan di ‘Cafe Break’. Angel memesan pancake banana dan jus apel. Mom memesan nasi goreng dan jus avokad. Dad memesan zuppa soup ice cream dan jus mangga. “Angel, besok kamu mulai bersekolah disini. Jadi, Dad nanti akan memilihkan sekolah kamu yang baru. Kamu tak boleh memilih mau ke sekolah mana, itu Dad yang atur semuanya,” jelas Dad. Angel pun mengangguk. “Ya sudah, kalau kamu masih lapar, ambil saja makanan Ayah! Ayah akan segera mencarikanmu sekolah,” sahut Dad. Lalu, Dad segera masuk ke mobil Bibi Rose dan segera pergi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s