Malam Tahun Baru Nina

Nina sedang piknik di dekat danau yang indah bersama Nancy, Luna, dan Lilian. Mereka membawa roti tawar, selai aneka rasa, jus jeruk, dan es krim. “Seru, ya! Nanti kalau tahun baru, kita ngapain, nih, guys?” tanya Nancy. “Gini aja, kita makan daging BBQ aja! Daging dan bumbunya ada di aku! Okey?” usul Nina. Semua setuju.

Di rumah Nina, mereka berencana untuk mainan disana. Mereka bermain puzzle, anak anakan, game di laptop, dan banyak lagi. “Na, haus, nih! Bikinin minum, kek!” omel Luna. Dia memang cerewet. “Iya, iya! Cerewet, ah!!” balas Nina mengomel. Lalu, dia membuatkan jus apel dan brownis keju. “Nih, aku juga ambilin kalian brownis! Enak, lho! Buatan ibuku yang tercinta!” sahut Nina nyegir. Setelah dicoba, “Hmmm….. sedaaaap! Delicious!” kata Nancy, Lilian, dan Luna. Lalu, mereka pulang karena sudah adzan maghrib.

Besoknya, Nina bertemu teman temannya itu di John Love Garden. Sekarang memang libur karena kelas VI lagi Ujian Nasional. “Hai, friends! Lagi ngapain? Jalan jalan, yuk! Aku mau beli bunga, nih!” kata Nina. “Yuk, tapi, Mr. John dimana ya?” sahut Lilian. Mr. John adalah pemilik John Love Garden. Namanya saja, John Love Garden. Lalu, mereka bertemu Mr. John. “Mr. John, setangkai bunga tulip harganya berapa, ya?” tanya Nina. “Harganya lima ribu rupiah. Itu, disana tempat bunga tulipnya!” kata Mr. John. “Terima kasih, Mr. John! Saya beli lima tangkai! Ini uangnya,” katanya dan pulang.

Di rumah, Nina sangat lapar. Dia pun mengambil nasi putih, ayam bakar madu, saus sambal, dan susu putih. Setelah melahap semua itu, Nina bermain laptop. “Aaah! Game Over!!!!” teriak Nina kesal. Karena bosan, dia pun menonton Bernard Bear. “Ahh! Lampu mati! Mama! Papa! Lampunya mati!!! Nyalain genset nya dong!” seru Nina saat lampu mati. Lalu, genset nya dinyalakan, dan Nina bisa nonton Bernard Bear lagi, deh!

Kelas VI pun sudah selesai Ujian Nasional. Nina, Nancy, Luna, dan Lilian pun kembali masuk sekolah. Pelajaran dimulai dari pelajaran IPA. “Anak anak, kita hari ini tidak belajar. Karena, habis ini Ibu mau menjenguk anak ibu, Karen yang sedang sakit kanker. Oh iya, besok kalian libur karena tahun baru. Ya sudah, ibu berangkat dulu,” pamit Bu Jessi. Lalu, anak anak riuh. “Kasihan, ya, anaknya Bu Jessi. Kena kanker, padahal, dia masih kecil,” kata Lilian. Rumahnya memang dekat dengan rumah Bu Jessi, makanya dia dekat dengan Karen. Lalu, bel pelajaran SBK dimulai. Mereka langsung diam ketika melihat Bu Feriska yang terkenal galak masuk kelas Nina.

Besok, jam 11 malam, mereka pesta kembang api di depan rumah. Oh, iya, semua orang di kompleks rumah Nina pada bangun. “Nih, udah ku siapkan BBQ nya! Tapi, kok jam segini belum ada merecon yang berbunyi, ya?” keluh Nina. “Iya, lah! Orang masih jam 11!!” sahut Luna. Setelah menunggu lama sekali, akhirnya trompet dan merecon berbunyi. Semua orang bersorak. Mereka pun makan daging BBQ dengan melihat kembang api yang indah. Happy New Years!!!!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s