Melinda, Dania, Jenny, dan Tiara

Melinda sedang dilanda depresi. Sahabat baiknya, Annie, pindah ke Jerman karena Ayahnya sedang ada tugas. Lamunan nya buyar karena Miss Theresa datang dengan membawa anak kecil yang umurnya sebaya dengan Melinda. “Anak anak, ini Tiara. Dia akan menjadi teman kalian mulai sekarang,” terang Miss Theresa. Miss Theresa pun mempersilahkan Tiara untuk memperkenalkan dirinya. “Nama saya Tiara. Tiara Melita Olivia. Saya berasal dari Jakarta, Indonesia. Semoga kalian senang berteman dengan saya!” katanya, lalu Miss Theresa mempersilahkan Tiara duduk di samping Melinda.

Saat istirahat, Melinda hanya mengurung diri di kelas. “Andaikan ada Annie,” gumam Melinda. Lalu, Tiara datang. “Namamu siapa?” tanya Tiara langsung. “Aku Melinda. Dah,” kata Melinda cuek. “Kok diam aja, sih? Aku pernah nonton di bioskop bla….. bla….. bla…..” dia menceritakan pengalamannya tanpa basa basi. “Bisa nggak, kamu diam?” kata Melinda kesal. Tiara tercengang. Dia akan menjadikan Melinda teman, bagaimanapun caranya!!!!

Ternyata, bukan Melinda saja yang sebal dengan Tiara. Dania juga. Sebelum ada Tiara, Dania adalah anak paling usil di kelas. Sejak ada Tiara, gelar Master of Prank berpindah ke Tiara. Huh, Dania jadi sebal! Lain dengan Jenny. Dia adalah anak yang paling pintar ngomong di kelas. Sejak ada Tiara, Tiara-lah yang jadi anak paling cerewet di kelas. Dia jadi sebal, deh, sama Tiara. Yang paling sebal, adalah ketika Tiara menanyakan soal Annie. “Annie itu, siapa sih?” tanya Tiara. “Dia teman kami. Annie sekarang pindah ke Jerman,” jawab Melinda. “Hahaha, dia jelek, kan?” kata Tiara bercanda. “Apa kamu bilang?” seru Melinda. Dia tidak tega sahabat terbaiknya diejek seperti itu. “Iya, dia jelek, kan? Si Annie itu!” Tiara terus tertawa. “Terima kasih atas ejekannya. Kamu itu yang superjelek! Puas?!” teriak Melinda. Dia mendorong Tiara. Lalu, dia curhat dengan Vanya. Tiara merasa bersalah sekali.

Sejak kejadian itu, Tiara sudah satu minggu tidak masuk sekolah. Langsung saja, Melinda berpikiran buruk. Dia rasa, Tiara sakit hati karena dia sudah mengejek nya. “Dan, si Tiara kok, enggak masuk terus, ya?” tanya Melinda. “Katanya, sih, dia ngunjungin neneknya di Indonesia. Udah, nggak usah terlalu dipikirin! Kamu mau ke Indonesia? Dari Amerika ke Indonesia itu jauh, lho!” kata Dania. Melinda semakin cemas. Dia duduk di bangkunya, dan ada bunyi dari ponselnya. Ternyata dari Tiara! Dia minta maaf karena telah mengejek Annie. Melinda jadi semakin merasa cemas.

Satu bulan sudah, Tiara tidak masuk. Lalu, saat pintu kelas dibuka, “TIARA!!” teriak Melinda. Dia langsung memeluk Tiara. “Maafin aku, ya! Aku salah. Aku nggak tau kalau kamu bercanda,” ungkap Melinda. Tiara tersenyum. Lalu mereka menjadi sahabat selamanya. SELAMANYA!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s