Sahabat Peri

Annie adalah Peri Bunga. Julukannya saja Flower Fairy. Ia punya banyak teman. Tapi, ia tidak mau berteman dengan Chika si Peri Air yang centil dan sombong.

Suatu hari, Annie bersama Susan si Peri Hewan bertemu Chika dan Anna si Peri Ladang. “Hey, kalian! Mau apa?” tanya Chika bertu tubi. Anna mengangguk. “Kami? Kami sedang jalan jalan! Memangnya kenapa?” kata Susan agak menentang. “Huh! Terserahku, dong! Aku ini Peri yang paling berkuasa disini, karena aku keponakan Ratu Julia!!” seru Chika.

Besoknya, semua Peri wajib mengikuti ujian pekerjaan masing masing. Annie sangat bersemangat. Tugasnya, memetik bunga di kebun sampai habis. Waktunya empat jam. Susan bertugas untuk mengurus hewan hewan sampai baik. Chika dan Anna tersenyum sinis pada mereka. “Huu! Mentang mentang bersemangat, kamu bisa ngalahin aku di ujian kali ini? Gak mungkin!!” tandas Chika sombong. Susan marah. “Apa? Apa kamu bilang?! Ulangi perkataanmu!!” kata Susan marah karena ditandas. “Ayo, Chik! Nggak ada gunanya kita disini! Nanti Ratu marah, lho!” ajak Anna yang sudah tidak tahan.

Selesai ujian, Chika terlihat sedang bersama Laurent si Pengurus istana. Mereka sedang tampak membuat rencana. “Ingat! Kamu harus bikin Annie dan Susan kapok! Rencananya, ceburkan mereka ke kolam renang istana! Kalau sampai gagal, huh, awas kamu!!” ancam Chika. “Oke, Chik! Berapa bayarannya?” tanya Laurent yang memang mata duitan. “Upahmu sangat banyak. 2.000 curs! Tapi itu jika berhasil, kalau tidak, kuganti jadi 10 curs!” jawab Chika. Curs adalah mata uang Negara Fairy Curs. Satu curs berarti sepuluh ribu rupiah.

Besoknya, Laurent mulai menjalankan aksinya. Ia melihat Annie dan Susan sedang duduk duduk di kolam renang istana. Laurent menyenggol Susan, Susan memegang pundak Annie. Mereka tercebur di kolam. Laurent sudah menyelamatkan diri. “Chik, aku berhasil. Mana upahku!?” kata Laurent. Chika menyerahkan satu tas plastik berisi uang. “Makasih, ya, Chika!” kata Laurent. Saat Chika masuk ke istana, ia melihat Susan sedang menangis dengan Laurent yang ada di depannya. “Maafkan saya, Ratu! Saya disuruh Chika! Saya ngotot tidak mau, tapi diancam sebelumnya! Huhuhu..” Laurent menangis. “Chika! Lihatlah, semua Peri sudah kamu jaili. Bukan berarti kamu keponakanku, kamu bisa berkuasa!” tegur Ratu Julia. “Maafkan Chika, Ratu! Chika benar benar benci Susan dan Annie!” kata Chika. Ratu mengerti, kemudian, Annie dan Susan dimintai maaf Chika. Annie dan Susan menyambutnya dengan ikhlas.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s