Hari Raya

Sara senang sekali. Hari ini, hari akhir bulan puasa. Besok, sudah hari raya. “Kak, nanti bikin ketupat, ya!” kata Sara. “Ketupat? Nggak bikin opor ayam aja?” canda Kak Nadine, Kakaknya Sara. “Ya, nanti dimakan bareng ketupat!” kata Sara mulai agak kesal. “Oke, deh!” kata Kak Nadine.

“Ini daunnya diapain, kak?” tanya Sara saat itu. Kak Nadine asyik membuat ketupat bersama ibu. “Kamu sebaiknya nggak ikut aja, deh! Malah nyusahin kita lagi!” kata Kak Nadine. “Nadine, biarin dong, adik kamu ikut,” kata Mama. “Yeay!” seru Sara. Sara pun membuat ketupat dengan bantuan ibu. “Sekarang waktunya bikin opor ayam!” seru Kak Nadine.

“Nah, udah matang, tuh! Ayo kita sajikan!” kata Mama. Mereka memasukkan opor itu ke mangkuk. “Hmmm…., harum!” kata Sara. “Eh, Sara! Puasa! Puasa! Sabar….” kata Sara kaget. “Tuh! Mendingan tadi kamu enggak ikut, malah kepengin, kan!” kata Kak Nadine. “Hu-uh! Biarin, dong! Bwekkkkh!” ejek Sara kesal.

Sara bangun jam empat pagi. Ia segera wudhu, memakai rukuh, dan pergi ke masjid dengan sangat senang. Setelah sholat Id, Sara berlari menuju rumahnya. “Assalamu’alaikum! Sara!” teriak seseorang saat Sara datang ke rumah. “Teman teman?! Masuk, masuk!” Sara mempersilahkan teman temannya masuk. “Wah! Rumah kamu….. gedeeee!” seru Cassiva. “Iya, kamu keluarga konglomerat, ya?!” goda Andine ikut ikutan. “Ngapain, sih, ikut ikutan!” gerutu Cassiva. “Ya sudah, anak anak. Ayo dimakan! Ayo, jangan malu malu!” kata Papa. Papa tadi malam memang habis pulang dari Jerman. “Iya, Om!” seru Chelsea. Mereka makan dengan lahap. Kemudian, Jenifer tergoda melihat kue kastangel di salah satu toples terbagus. Toples itu mengkilap seperti berlian. Dan, tutup toples nya terbuat dari kaca yang sangat mahal harganya. Sara memang keluarga konglomerat, sama seperti yang diucapkan Andine.

Besoknya, sudah mulai masuk sekolah. Sara datang dengan Bi Darmi, pembantunya. Bi Darmi mengangkat banyak bingkisan. “Nih teman teman, untuk kalian,” kata Sara. “Wah, makasih, ya! Hehehe!” ucap Ivana malu. “Bi, sekarang Bibi pulang aja!” kata Sara, dan Bi Darmi pulang. Sungguh hari yang membahagakan bagi Sara. :))

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s