Hari Ulang Tahun

Ginny mempunyai saudara baru. Namanya Alice. Ia sangat cantik. Sehingga, Alice menjadi kebanggaan orang tuanya.
Suatu hari, Alice mendapat hadiah dari Mom dan Dad. Ginny merasa cemburu. Ia merasa tidak lagi dipedulikan oleh orang tuanya. “Mom, Dad, mana hadiah untukku?” tanya Ginny dingin. “Hadiah apa?” tanya Mom. “Jadi, Mom dan Dad tidak peduli dengan Ginny?” kata Ginny. “Mom sama Dad peduli sama kamu!” ucap Dad. “Bohong! Mom sama Dad lebih sayang dia daripada aku!” bantah Ginny sambil menangis.

“Mulai sekarang, Alice tidur di kamar kamu,” kata Mom. “Makasih, Mom! Wah, sejuknya!” kata Alice. “Norak!!” gumam Ginny. Alice diajak melihat lihat kamar Ginny yang memiliki luas 12 m. “Kamar ini ada syaratnya untukmu! Syarat pertama, kamu tak boleh menyentuh barang barang ku. Dua, kamu tidur di kasur bawah. Tiga, jangan sampai kamu merusakkan barang barang ku!” ucap Ginny. “Sayang, ayo makan!” teriak Mom dari bawah rumah. Ginny turun dengan gaun indahnya. Alice memakai baju biasa. “Ini untuk Alice. Ini untuk Ginny,” kata Mom. “Kok, Ginny cuma ayam goreng sama kentang?” tanya Ginny. “Alice bagai kan tamu. Jadi, Alice harus dilayani dengan baik,” jawab Mom. Ginny merasa geram. “Ya sudah! Aku mau makan sendiri di ruang tengah!” kata Ginny sambil mengambil mayonaise keju, ikan tuna bakar, dan ayam panggang yang diberikan untuk Alice. “Lho? Itu kan makanan ku?” panggil Alice agak berteriak. “Kan masih banyak lauknya!? Makan apa yang ada! Jangan merepotkan aku!” teriak Ginny.

Paginya, adalah hari ulang tahun Ginny. Tapi, tak ada yang mengucapkan ‘Selamat Ulang Tahun’ untuk Ginny. Mom dan Dad nya sedang keluar membelikan Alice baju. “Olla!! Olla!!!” teriak Ginny. “Iya, Non?” tanya Olla, pembantu pribadi Ginny. “Bikinkan jus lemon!” jawab Ginny. Olla langsung berlari membuatkan Ginny jus. “Ini Non,” kata Olla. Ginny kaget. Kenapa ruang depan gelap. Tiba tiba, pyet!! “Selamat ulang tahun, Ginny!” teriak mereka bersamaan. “Ginny, ini dari kami semua!” kata Alice. “Terima Kasih, ya!” kata Ginny sambil memeluk Alice erat erat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s