Pertandingan Taman Terindah

“Iya, Kyla. Melya yang beritahu aku” ucap Hanny. “Bu Harnia datang!” seru Mey. “Selamat pagi, murid murid. Hari ini, ada satu kompetisi!” seru Bu Harnia. “Apa, Bu?” tanya Hanny. “Sekolah kita akan diadakan pertandingan taman terindah!” lanjut Bu Harnia. “Kapan, Bu?” tanya Melka. “Besok. Satu kelas akan dapat sepetak taman untuk di hias!” kata Bu Harnia lagi. “Jadi kalian semua, salin apa yang saya tulis, ya!”

Hari yang ditunggu tiba. “Mey, kamu bawa apa?” tanya Melka. “Aku bawa bunga tulip. Cantik, kan!?” ucap Melka. “Bunga matahariku lebih cantik daripada kamu, nih” kata Mey sambil mengangkat sebuah pot yang ditanami bunga matahari. “Selamat pagi, murid murid. Sudah siap?” tanya Bu Harnia. “Sudah, Bu. Aku sudah membawa barangnya,” ucap Hanna. “Ayo!”

Mereka mulai mengisi botol dengan tanah. Diatasnya, ditanam bunga warna warni. “Carol,” panggil Bu Harnia. “Iya, Bu?” jawab Carol, ketua kelas. ” Ambilkan cat air warna warni di laci Bu Harnia, yang besar,” pinta Bu Harnia. “Baik bu,”.”Kamu semua, ambil batu batu itu” perintah bu Harnia. “Lucu sekali, ya,” ucap Aiko. “Ha?!” Bu Harnia terbelalak kaget. “Bu…, kenapa dituangkan airnya? Kasihan hewan itu mati” tutur Aika, kembaran Aiko. “Hewan ini nantinya akan jadi nyamuk. Kalau nyamuk aedes aegypti? nanti menggigit kalian, kena demam seperti Kyla, mau?” tanya Bu Harnia. “Kalau nggak mau, pastikan nggak ada air yang tergenang dalam kaleng,” perintah Bu Harnia. “Bu, ini cat airnya,” kata Carol sambil menyerahkan kotak warna.

“Wah, cantik nya!” puji Melly. “Batu batu yang kita kasih motif lucu, ya” puji Hanny juga. “Nah, capek?” tanya Bu Harnia. “Capek. Tapi senang kalau buat sama sama,” jawab Melly. “Semua kelas, harap berkumpul di jembatan!” teriak Bu Sinta, ibu kepala sekolah. “Jadi, saya akan mengucapkan selamat untuk yang menang hari ini,” umum Bu Sinta. “VI-A! Pasti menang!” seru Malik. “VI-B! VI-B! Pasti menang!” balas anak kelas VI-B. “Tenang. Pemenangnya adalah……. taman………… VI-A!” seru Bu Sinta. “Ye!!!!”. “Bu, ada hadiah?” tanya Ihsan. “Ini dia!” seru Bu Harnia. “Ini?”. “Iya!” jawab Bu Harnia. “Iya. Caranya, ambil daun berbentuk apa saja, oleskan cat warna ke daun, kemudian tempel!” jelas Bu Harnia. “Wah! Asyiknya!”.” Dinding ini akan jadi kenangan bila anak anak kamu nanti sekolah disini,”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s