Banana Party

“Minmie, kita giliran ke rumahmu! Tapi, kita disana ngapain ya? Masak baca novel? Main game lagi? Bosan tahu!” keluh Agnetta. “Aha! Kita bikin party saja!” usul Jane. “Party apa?” tanya Agnetta. “Kita bikin party buah aja! Buahnya buah……….. pisang!” usul Minmie.

Mereka sampai di rumah Minmie yang sangat besar. Diluar rumahnya ada patung yang dilapisi emas asli. Empat satpam 24 jam berdiri disamping pintu. “Min, kamu punya buahnya nggak?” tanya Jane. Minmie mengangguk. Mereka mengambil satu ikat pisang. Mereka akan membuat banana splite. Agnetta mengambil susu kental manis coklat dan susu bubuk vanilla. Jane menyiramkan susu kental manis dan ditabur dengan susu bubuk. “Wah, kelihatannya lezat!” seru Minmie, Agnetta dan Jane.

“Yuk kita makan!” ajak Minmie. “Kita akan membuat satu resep lagi. Ini resep warisan turun temurun keluarga ku, lho!” jelas Minmie sambil mengunyah banana splite-nya. “Apaan tuh?” tanya Jane penasaran. “Smoothies fruit mix!

Mereka mulai membuat. Minmie mengambil buah anggur, stroberi, pisang, mangga, dan es krim vanilla sebagai tambahan lezat. “Kamu ambil es batu di kulkas. Jane, kamu ambil gula!” perintah Minmie. Setelah itu, mereka mem-blender semua bahan. Tiga menit kemudian, jadi!

“Wah, enak ya, liburan kali ini! Aku kasih nama banana nya, em……, BananaBlarrSmooth!” usul Agnetta. “Aku kasih nama smoothies nya, emmmmm….., CreamCreamySmooth!” usul Minmie juga. “Aku kasih nama gabungan, emmm……., BananaSmoothies!” usul Jane yang membuat semua tertawa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s