Pembuat Tas dan Buaya

Pak Bonar, adalah pengrajin tas dari tumbuhan. Tasnya kuat, indah dan cukup mahal. Ibu ibu di desa Pak Bonar menyukai tas yang dibuat Pak Bonar. Suatu hari, ia ingin membuat tas dari kulit buaya. Ia pergi ke laut. Ia memantau sekelilingnya. Tiba tiba, seekor buaya sangat besar muncul. “Kamu meninginkan kulitku kan?” tebak buaya itu. “Hah?! Kamu… kamu bisa bicara buaya?” tanya Pak Bonar keheranan. “Iya” jawab buaya itu

dengan enteng. “Boleh tidak, aku meminta kulitmu?” tanya Pak Bonar. “Besok,datanglah kesini jam 5 pagi. Aku akan memberimu kulitku” jelas buaya. Pak Bonar berlari pulang. Keesokannya, Pak Bonar menepati janjinya. Ia tak melihat apa apa waktu di laut. Disampingnya, terdapat kulit buaya yang sangat indah. Ia segera membawanya ke rumah. Ia menjual tas dari kulit buaya nya. Harganya sangat mahal. Ibu ibu dengan pasrah membeli tas itu.

Keesokan harinya, Pak Bonar datang lagi. Ia meminta terus terusan. Akhirnya, salah satu dari buaya mati. Buaya amat geram. Ia di terkam sampai luka luka. GUBRAK! Pak Bonar bangun dari tidurnya! Selama itu, ia hanya mimpi. Pak Bonar sangat ketakutan. Ia berjanji, tak akan membuat tas dari kulit buaya lagi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s