Semua Suka Brownies Coklat

Hai! Namaku As- Safa Syarifatuz Zahira. Aku awali pagi ini dengan semangat dan senyum yang cerah!

Aku sangat menyukai brownies coklat buatan ibu. Rasa coklatnya amat sangat kuat. Teksturnya sangat lembut dan nyaman mulut. Kami membuka toko didepan rumah. Baaaanyak sekali pelanggan yang menyukai brownies buatan ibu. Tak lebih dari dua jam, langsung habis terjual!

“Pagi bu, yah. Aku berangkat sekolah dulu ya” kataku sambil berlari. Kukayuh sepedaku dengan santai. Tak lupa, membawa dua lunch box berisi 11 potong brownies coklat yang super yummy buatan ibu. Setelah sampai, Adela, temanku yang Chocolateholic selalu menanyakanku bawa brownies buatan ibu atau tidak. “Aku selalu bawa, Del. Aku kan juga chocolateholic,” jawabku. Ketika istirahat, teman teman selalu antri depan mejaku untuk brownies coklatku. Yah,.. sekarang tinggal sisa empat potong!

Aku memakan satu brownies coklat ku. Sisanya akan kuberikan pada ChocoChim. ChocoChim adalah kucing kesayanganku. Ia sangat menyukai coklat. Makanannya brownies coklat, bubuk coklat, coklat batangan, semua serbacoklat deh! Minumannya susu coklat, coklat yang dilelehkan dan diberi air hangat, wedang coklat dll. Awalnya, nama kucingku Chims. Tapi karena aku tahu Chims sangat suka coklat, namanya kuganti ChocoChim.

Uang saku ku masih ada empat ribu karena aku tidak jajan. aku akan pergi ke toko Bu Risih, penjual yang lama menjual coklat. “Beli yang murah aja. Yang seribuan. Saya beli empat batang” kataku sambil menyerahkan uang empat ribu rupiah. Tiba tiba, ada pencuri yang mencuri sepeda kesayanganku! Aku berlari mengajarnya. Pengamen kecil pun ikut membantuku. Pengamen itu larinya lebih gesit daripada aku. Horeee.. ia mendapatkan sepedaku! Aku kira ia laki laki ternyata perempuan. “Sama sama kak, namaku Tari,Kakak siapa?” tanya Tari. “Aku Zahira”, “Aku ada hadiah untukmu, brownies coklat!” teriakku. “Apa itu brownies coklat? jajan ya? kalau iya aku mauu…”, Aku pun membuka lunch box ku. Tari semakin tergiur. Ia mengambil satu dan mengigitnya perlahan. tak lama kemudian, matanya berbinar binar. “Enak banget, kak” jawabnya. Aku senaaaaaaaang sekali. Lebih senang daripada habis diajak jalan jalan ke Mall. Terima kasih, Tuhan!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s