Hantu Akun Twitter

Malam itu, Nadine sangat lelah. Nadine baru ingat, kalau ini malam Jumat Kliwon. Biasanya, akun @AkuHantuuuw akan bercerita seram seram di akun twitter. “Huaaaahhmm… Mama, Nadine masuk dulu, ya. Nadine ngantuk.” Nadine pura pura menguap. “Sayang, jangan buka yang aneh aneh, lho!” Mama memerintahkan Nadine. Twitter kan, bukan aneh aneh? pikir Nadine membela diri. Nadine segera masuk kamar dan membuka akun @AkuHantuuuw.

Ceklik… Ceklik… Nadine membuka akun @AkuHantuuuw. Kali ini, akun itu menceritakan tentang Hantu Juara Kelas 6 SD Melati VI. Whuaaaa… itukan nama SD Nadine!

Ceritanya, Hantu juara Kelas itu selalu membaca buku tentang Matematika. Cita citanya ingin memenangkan beasiswa SMP Jaya Pintar dan menjadi penemu benda antik. Setiap pulang sekolah, anak itu selalu ke perpustakaan membaca buku Matematika. Sayangnya, anak itu meninggal saat hendak ke sekolah.

Biarpun ia sudah meninggal, ia masih suka ke sekolahnya. Berusaha meraih cita citanya. Walau dia sudah tidak terlihat, dia akan terus memenangkan beasiswa itu walau sudah wujudnya Hantu!

Whuuuaaaaa….. Nadine merinding habis habisan! Ia berteriak sekeras kerasnya. Nadine berusaha menenangkan dirinya. Ia mulai membaca lagi akun hantu itu. Lanjutannya, hantu itu selalu mengikuti orang yang habis pinjam buku Matematika kelas 6 semester A! Nadine kan habis meminjam buku itu. Jangan sampai, Nadine diikuti hantu itu!

Nadine menjerit sekeras kerasnya. Mama Nadine segera membangunkannya, “Nadine, Mama disini kok. Bangun nak,” Panggil Mama Nadine. Divva, kakak Nadine tertawa terbahak bahak. “Uhh.. Kakak. Kok, Nadine malah diketawain sih? Nadine ini takut kak,” Nadine jengkel. Divva semakin tertawa. Mama dan Divva segera tidur kembali. Tapi, tidur Nadine sama sekali tidak enak. Ia bermimpi ada seorang gadis membaca buku matematikanya, memeriksa buku bukunya. Saat Nadine hendak menegurnya, Gadis itu menoleh dan wajah pucatnya mengagetkan Nadine.

Nadine menangis memanggil mamanya. “Sayang, ini Mama. Tenang,” mama Nadine menenangkan Nadine. Sstttttt… Bukan Nadine saja yang ketakutan. Asha, teman Nadine juga mengalami hal yang sama. Malam itu, Asha sangat lelah setelah bermain boneka dengan kakaknya, Ashy. “Bangun, Asha. Ini malam jumat lho,” panggil Ashy. Asha segera bangun. Dan kantuknya lenyap 1000 persen. Banyak sekali yang mengomentari Hantu Juara Kelas. Ya, dialah pemilik akun @AkuHantuuuw.

Asha penasaran, siapa yang menuliskan lanjutan cerita itu. Lagipula, ia habis meminjam buku Matematika bagian 6 A. Berarti, Asha juga diikuti hantu itu dong. Aaaaaaa… Asha berlari memeluk kakaknya. Ashy tertawa terbahak bahak. Lagipula, ngapain Asha mencantumkan nama SD Asha sendiri?

Selama in, Asha sangat suka kalau ada yang ketakutan. Asha dapat ide dari Kakak sepupunya, Anne. Ashy juga pernah melakukan hal itu. Tapi karena Ashy mengalami ketakutan seperti Nadine dan Asha, Ashy tidak akan melakukannya lagi

Sekarang, rasakan, Asha! Enggak enak kan kalau takut sendiri. Makanya, jangan suka jail!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s